Granit dan parket merupakan dua jenis lantai yang cukup populer di kalangan masyarakat umum, keduanya memiliki material dan tampilan yang berbeda.
Yang satu terbuat dari batuan dan satunya lagi terbuat dari material kayu, memang perbedaan pada dua jenis lantai ini cukup terlihat dari segi penampilan maupun materialnya.
Namun perbedaan itu tak jarang membuat orang salah memilih lantai yang cocok untuk jenis hunian mereka, tak lepas dari kelebihan dan kekurangan yang diberikan pada masing-masing jenis lantai tersebut.
Untuk itu perlu diketahui secara jelas, mana yang lebih baik dan cocok untuk karakteristik lantai yang anda inginkan. Berikut penjelasan beserta perbandingan dari lantai granit dan parket kayu.
Lantai Granit vs Parket Kayu

Lantai granit merupakan jenis lantai yang terbuat dari batuan dan umumnya digunakan dalam sebuah kontruksi bangunan.
Batuan yang menjadi materialnya yaitu batu granit yang merupakan jenis batuan beku dengan sifat asam. Batu itu terbentuk dari proses pembekuan magma yang prosesnya bertahap dan perlahan di dalam bumi.
Umumnya warna dasar yang terlihat secara fisik pada batu granit berwarna abu-abu, putih, atau warna kombinasi pada keduanya. Tak jarang juga ada warna lain seperti jingga atau merah muda yang membuat material ini memiliki penampilan menarik mata dan unik tentunya.

Sedangkan Parket kayu merupakan jenis lantai yang material utamanya yaitu kayu solid alami yang dibuat menjadi lempengan dengan berbagai ukuran yang disesuaikan.
Material kayu yang digunakan parket kayu ini memiliki beragam jenis, mulai dari kayu jati, merbau, bengkirai dan banyak lainnya.
Meskipun begitu, tak semua jenis kayu dapat dijadikan lantai parket karena tentunya harus ada syarat minimal untuk sebuah kayu dijadikan produk parket. Biasanya ada pada tingkat kekeringan kayu, tingkat kuat, tingkat awet, dan kepadatan kayu tersebut.
Sifat alami yang dimiliki jenis lantai parket menjadi sebuah poin utama yang banyak di pertimbangkan orang untuk memilih jenis lantai yang satu ini.
Keunggulan lain yang dimiliki parket kayu adalah rasa lembut di pijakan jika dibandingkan dengan granit yang terbuat dari batuan dan tentunya tidak akan selembut memijak parket kayu.
Baca Selengkapnya : Parquet Jati, Produk parket terbaik!
| Lantai Granit | Parket Kayu | |
| Harga/m2 | ± Rp 150.000 | ± Rp 200.000 |
| Keawetan | Tahan lama hinga 10 tahun tanpa penggantian | Belum 10 tahun biasanya sudah banyak kerusakan |
| Kebersihan | Mudah dibersihkan pada harian hingga maintenance bulanan & tahunan | Mudah dibersihkan pada harian, namun maintenance yang cukup memakan biaya |
| Kenyamanan | Memiliki permukaan yang keras dan dingin di pijakan | Terasa lembut dipijakan dan membuat hangat pada ruangan |
| Kesehatan | Mengurangi alergi ataupun asma jika selalu dibersihkan | Memiliki ion negatif yang dapat menetralkan udara pada ruangan |
| Keamanan | Tekstur yang keras beresiko cedera lebih parah | Aman untuk segala usia, memiliki resiko yang rendah |
Segi Tampilan

Lantai Granit
Granit memiliki serat batuan yang alami, serat atau corak tersebut sangat berpengaruh pada tampilan permukaan dasar lantai ini.
Beragam corak dengan perpaduan warna yang cantik membuat lantai granit memiliki tampilan yang dapat menarik perhatian.
Parket Kayu
Tentunya lantai parket memiliki corak atau motif yang hampir tak terbatas, hal itu karena alaminya serat kayu yang ada di alam ini memiliki perbedaan pada setiap pohonnya. Apalagi spesies kayu yang ada di alam sangat banyak hingga puluhan ribu spesies.
Seperti corak yang ada pada parket kayu jati yang cantik, memiliki serat yang bergelombang dengan warna coklat muda hingga tua dengan bagian lainnya berwarna putih membuat lantai terlihat lebih alami dan cantik.
Selain itu ada parket kayu merbau yang memiliki warna coklat kemerahan yang lebih gelap dari jati. Warna dan serat dari kayu merbau yang lurus ini menumbuhkan kesan mewah dan tenang pada ruangan.
Tampilan terbaik : Keduanya
Kedua jenis lantai ini memiliki kelebihannya masing-masing karena tampilan pada material batu dengan kayu sama-sama dari alam.
Untuk itu tergantung pada selera anda untuk memilih kedua jenis lantai tersebut dari segi tampilannya.
Ketahanan Pada Air dan Api

Lantai Granit
Lantai granit memiliki ketahanan yang sangat baik, ketahanan inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memilih dan menggunakan lantai granit.
Sifat solid dan keras pada batu ini tak hanya tahan pada goresan melainkan pada api kecil hingga besar, dan hanya meninggalkan bercak hitam yang kalau di lap akan mudah hilang.
Selain itu lantai granit juga tahan terhadap kelembaban serta air dengan volume kecil hingga besar. Hal itu membuat lantai granit cocok untuk ditempatkan pada area mana saja.
Lantai Parket
Parket kayu memang memiliki ketahanan yang cukup baik, namun tidak lebih baik dari lantai granit. Hal itu karena pertimbangan terhadap ketahanannya yang tidak cukup baik untuk kelembaban maupun api.
Pada beberapa jenis kayu, lantai parket ini tahan terhadap api kecil hingga sedang. Namun meski begitu, alaminya kayu akan ikut terbakar bila api yang merembet cukup besar dan dengan waktu yang lama.
Pada kelembaban dengan volume air yang kecil, lantai parket dapat bertahan dari resiko jamur dan lapuk. Namun jika dalam volume besar dengan waktu yang lama parket akan cepat mengalami kerusakan.
Ketahanan Terbaik : Lantai Granit
Meski parket kayu memiliki ketahanan yang cukup baik, namun bila dibandingkan dengan lantai granit dengan volume dan masa air dengan api yang tinggi tentunya akan lebih baik lantai granit.
Baca Artikel Populer Serupa : Lantai Parket vs Lantai Vinyl
Perawatan dan Kebersihan

Lantai Granit
Untuk lantai granit perawatan yang dilakuan tidak sulit dan biasa dengan jenis lantai pada umumnya.
Dibersihkan setiap harinya menggunakan alat kebersihan seperti sapu ataupun vakum, setiap minggunya dibersihkan menggunakan lap pel dengan bahan pembersih yang aman untuk membersihkan noda.
Dan untuk maintenance bulanannya lantai granit perlu di poles ulang secara berkala untuk mempertahankan tampilan dari granit ini.
Lantai Parket
Sama seperti jenis lantai lainnya, merawat lantai parket tidak terlalu sulit.
Banyak orang mengkhawatirkan serangan rayap dan jamur namun itu tentu tidak perlu, karena kayu yang dipilih untuk material parket menggunakan jenis kayu yang tahan terhadap serangan rayap dan jamur yang dapat merusak parket.
Perawatan harian dan mingguan sama seperti lantai lain namun untuk lap pel di usahakan tidak terlalu berair alias hanya perlu lembab saja.
Maintenance pada parket biasanya di poles ulang menggunakan finishing/coating, itupun jika dirasa tampilan dan warna pada parket sudah kusam. Biasanya sekitar 2-5 bulan sekali.
Perawatan dan kebersihan terbaik : Keduanya
Pada dua jenis lantai ini perawatan yang perlu dilakukan tidak jauh berbeda hanya pada pemolesan ulang menggunakan bahan yang berbeda.
Kesimpulan
Lantai granit maupun parket kayu sebetulnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena materialnya pun berbeda, jadi tergantung pada selera anda untuk memilih jenis lantai yang cocok dengan kemauan serta kecocokan pada hunian.
Sekian artikel yang dapat di sampaikan semoga menjadi inspirasi untuk mempertimbangkan kedua jenis lantai dengan material yang berbeda ini, dan terimakasih telah membaca sampai selesai.
