Jenis kayu warna putih - Tentunya setiap jenis kayu memiliki ciri khas tersendiri, entah dari segi kekuatan maupun tampilan warna.
Berbicara soal tampilan warna, ada beberapa jenis kayu yang mengusung warna putih. Jenis-jenis kayu apa sajakah itu?
Nah, biar gak penasaran mending simak langsung ulasannya di bawah ini.
4 Jenis Kayu yang Berwarna Putih
1. Kayu Maple
Kayu Maple memiliki warna dasar yang cenderung putih krem agak kekuningan. Alhasil, tampilan wana tersebut dapat menciptakan kesan bersih, terang, serta elegan.
Tak hanya warnanya yang cerah, Kayu Maple juga memiliki tekstur halus dengan pola serat yang rapi.

Tekstur permukaannya terasa lebih lembut dibanding beberapa jenis kayu keras lain. Itu sebabnya, mengapa Kayu Maple selalu diandalkan untuk kebutuhan industri furniture.
Mengenai tingkat kekuatan, kayu ini terbilang cukup keras dan tahan terhadap benturan ringan.
Bahkan, Kayu Maple juga memiliki stabilitas yang baik sehingga membuatnya tidak mudah berubah bentuk saat digunakan.
Meski demikian, Kayu Maple tetap memerlukan perawatan untuk menjaga tampilan warna aslinya.
Ya, sebab paparan sinar matahari secara menerus akan membuat warna putih alaminya berubah menjadi kekuningan.
Baca juga: Yuk, Berkenalan Dengan Jenis-jenis Kayu Berwarna Merah
2. Kayu Ash

Kayu Ash tampil dengan warna putih kecokelatan atau krem muda yang hampir mirip dengan kayu oak.
Namun, Kayu Ash terlihat lebih cerah dengan serat yang lebih tegas. Perpaduan warna putih alaminya dengan pola serat khas membuat Kayu Ash terkesan modern dan elegan.
Disisi lain, kayu ini memiliki fleksibilitas yang cukup baik sehingga membuatnya mudah dibentuk drdusi kebutuhan.
Dibalik tampilannya yang menarik, ternyata Kayu Ash harus diberi finishing tambahan untuk meningkatkan daya tahannya.
Tanpa finishing yang tepat, permukaan Kayu Ash akan rentan menyerap air.
3. Kayu Jati Putih
Meski dinamai jati, faktanya kayu jati putih ini berbeda dengan kayu jati asli lho.
Kabarnya, Kayu Jati Putih berasal dari pohon jenis gamalina sedangkan kayu jati asli berasal dari pohon Tectona Grandis.
Secara kualitas, Kayu Jati Putih berada dibawah kayu jati asli. Sehingga tak heran jika harga Kayu Jati Putih relatif murah.

Artikel Terkait: Mengenal Kayu Jati Asli
Bobot Kayu Jati Putih juga relatif ringan yang dapat memudahkan proses pengangkatan maupun pengerjaannya.
Berkat tampilannya yang cerah, kayu ini kerap digunakan untuk kebutuhan desain interior minimalis dan modern.
Adapun serat kayunya yang terlihat cukup rapi dengan tekstur halus.
Akan tetapi, daya tahan kayu jati putih terhadap pengaruh cuaca dan rayap memang tidak sebagus kayu jati asli.
Maka dari itu, dibutuhkan sentuhan finishing dan perawatan yang tepat agar lebih tahan lama.
4. Kayu Birch
Kayu Birch memang identik dengan warna cerah, yakni berkisar antara putih pucat hingga kuning muda yang lembut.
Tampilan warnanya terkesan modern dan bersih, sehingga ideal digunakan untuk konsep interior kontemporer.

Dari segi tekstur, Kayu Birch memang terasa halus dengan pola serat yang khas.
Karakter Kayu Birch yang cukup unik menjadikannya selalu dipilih oleh para produsen furniture untuk dibuat lemari, rak, meja, dan lain sebagainya.
Untuk tingkat kekuatannya, kayu ini memiliki kepatatan yang cukup baik. Bobot Kayu Birch tidak terlalu berat namun masih tetap stabil saat digunakan untuk kebutuhan interior.
Tak hanya itu, Kayu Birch juga muda beradaptasi ketika diberi lapisan warna cat maupun finishing natural.
Namun, tingkat ketahanan Kayu Birch terhadap cuaca dan suhu memang tidak terlalu tinggi.
Itu sebabnya, Kayu Birch harus diberi finishing tambahan untuk melindunginya dari pengaruh cuaca dan kelembapan.
