Fakta-fakta Kayu Matoa yang Harus Diketahui
Home » artikel  »  Fakta-fakta Kayu Matoa yang Harus Diketahui

Fakta kayu matoa - Sesuai namanya, kayu matoa berasal dari pohon matoa yang tumbuh subur di Kawasan Indonesia Timur, khususnya Papua.

Dibandingkan dengan jenis kayu lokal lainnya, kayu matoa memang memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi maupun furniture.

Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas beberapa fakta menarik seputar kayu matoa.

Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk simak langsung ulasan berikut:

4 Fakta Kayu Matoa

1. Memiliki Tekstur yang Sangat Keras

Kayu Matoa termasuk kedalam jenis hardwood (kayu keras) karena strukturnya yang begitu padat.

Sehingga tak heran jika ia tahan terhadap tekanan, beban, dan benturan keras. Bahkan, tingkat kekerasan Kayu Matoa hampir setara dengan kayu ulin, merbau, atau bengkirai.

kayu matoa bertekstur keras

Dengan teksturnya yang sangat keras, maka kayu matoa cukup sulit untuk dipaku sehingga membutuhkan bor.

Pastinya Kayu Matoa cocok diaplikasikan untuk pintu, kusen, lantai kayu, furniture, dan lain sebagainya.

Disisi lain, ketahanannya terhadap pengaruh cuaca tropis terbilang bagus yang membuatnya tidak mudah melengkung maupun retak.

Baca juga: Inilah Keistimewaan Kayu Bengkirai

2. Tahan Terhadap Rayap dan Jamur

Selain karena teksturnya yang keras, Kayu Matoa juga memiliki kandungan minyak alami yang cukup tinggi lho.

kayu matoa tahan rayap

Nah, kandungan minyak alami tersebutlah yang berfungsi untuk mencegahnya dari serangan rayap maupun hama kayu lainnya.

Bahkan, kandungan minyak ini juga dapat menghambat proses pelapukan akibat pertumbuhan jamur.

Mengingat akan hal itu, tentunya proses perawatan Kayu Matoa relatif lebih mudah dibandingkan dengan jenis kayu lunak.

Terlebih jika diberi finishing yang tepat seperti melamin, PU, atau oil based coating, sehingga daya tahannya bisa lebih meningkat.

3. Tampilan Visual yang Memukau

Secara visual, Kayu Matoa mengusung perpaduan warna cokelat kemerahan, keemasan, dan cokelat gelap.

Ya, variasi warna tersebut tergantung dari usia pohon dan bagian kayu yang digunakan. Adapun pola seratnya yang berbentuk lurus atau agak bergelombang, sehingga terkesan eksotik dan elegan.

tampilan kayu matoa

Dalam bidang interior, Kayu Matoa kerap diandalkan karena tampilannya yang terlihat natural namun masih tetap mewah.

Furniture dari bahan Kayu Matoa dapat menyuguhkan nuansa hangat, solid, dan eksklusif.

Kayu ini biasa diolah menjadi berbagai produk furniture, seperti meja makan, kursi, kitchen set, rak, kabinet, bangku taman, dan masih banyak lagi.

Terlebih warna Kayu Matoa yang khas membuatnya lebih mudah dipadukan dengan berbagai desain rumah, entah itu klasik, modern, tropis, industrial, rustic, dan sebagainya.

Serat Kayu Matoa yang terkesan indah, membuat banyak produsen atau pengrajin hanya memberi sentuhan finishing transparan saja agar keindahan naturalnya tidak berkurang.

4. Memiliki Nilai Ekonomis yang Tinggi

Salah satu faktor yang membuat harga kayu Kayu Matoa relatif mahal, karena ketersediaannya yang terbatas dipasaran.

harga kayu matoa yang mahal

Hal itu bukan tanpa alasan, karena proses pertumbuhan pohon matoa sampai siap dipanen akan memakan waktu selama puluhan tahun.

Dengan proses pertumbuhannya yang terbilang lama, maka tak heran jika ketersediaan Kayu Matoa sangatlah langka.

Baca juga: Harga Kayu Jati Terbaru

Di luar Papua, sebenarnya pohon matoa bisa ditanam dan tumbuh dengan baik.

Akan tetapi, kualitas kayunya tidak sebagus dengan Kayu Matoa asli Papua. Nah, karena hal inilah yang membuat Kayu Matoa asli Papua dibanderol dengan harga mahal.

Disisi lain, keterbatasan suplai juga menjadikan Kayu Matoa sebagai salah satu kayu eksotis lokal dengan nilai ekonomis yang tinggi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai berbagai fakta menarik dari kayu matoa, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan.