Decking WPC merupakan sebuah material berbentuk papan yang diaplikasikan sebagai lantai outdoor, seperti area taman, halaman, balkon, pinggiran kolam, dan sebagainya.
(WPC) Wood Plastic Composite sendiri terbuat dari campuran serat kayu, plastik, dan bahan aditif lainnya.
Meski bukan terbuat dari kayu asli, namun penggunaan deck WPC mampu menciptakan kesan yang natural dan elegan.
Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas spesifikasi decking WPC.
Spesifikasi Decking WPC
1. Dimensi dan Ukuran
Ketebalan deck WPC umumnya berada dikisaran 20 mm sampai 30 mm. Ya, ketebalan tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat kekuatan material dalam menahan beban.
Pada area dengan lalu linitas tinggi seperti area publik atau jalur pejalan kaki, tentu harus menggunakan decking yang lebih tebal.

Disisi lain, ukuran lebar decking WPC berkisar 140 mm sampai 150 mm. Ukuran lebar ini dapat memberikan keseimbangan antara kekuatan struktur dan kemudahan instalasi.
Adapun ukuran panjang deck WPC yang tersedia mulai dari 2,2 meter, 2,9 meter, hingga 3 meter.
Meski demikian, ada beberapa produsen yang menyediakan ukuran custom sehingg bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
Tak hanya ukuran dimensi, decking WPC juga terdiri dari dua joist berbeda yakni rangka hollow dan solid.
Rangka hollow biasanya memiliki rongga dibagian dalam, sehingga membuatnya lebih ringan dan ekonomis.
Sementara itu, rangka solid memiliki struktur penuh yang lebih kokoh sehingga ideal untuk area dengan lalu lintas tinggi.
Baca juga: Harga Decking Kayu Solid Berkualitas
2. Tingkat Ketahanan Terhadap Cuaca
Decking WPC memang dirancang khusus untuk kebutuhan lantai outdoor, sehingga ia memiliki tingkat ketahanan yang cukup tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Material ini terbukti mampu menghadapi perubahan cuaca ekstrim, entah itu paparan sinar matahari maupun air hujan.
Berkat kandungan plastik didalamnya dapat membantu mengurangi penyerapan air, sehingga risiko pemuaian dan penyusuran bisa diminimalisir.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, sebagian besar produk decking WPC sudah dilengkapi dengan lapisan pelindung UV.
Itu artinya, permukaan deck WPC tidak mudah memudar meski sering terpapar sinar matahari dalam jangka panjang.
Decking WPC juga terbukti tahan terhadap serangan rayap dan jamur. Ya, berbeda dengan material kayu solid, dimana kerap dihadapkan pada permasalahan rayap dan hama serangga lainnya.
3. Tekstur dan Sistem Keamanan
Permukaan decking WPC biasanya memiliki pola serat yang sangat mirip dengan kayu asli.
Melalui teknologi embossing modern, memungkinkan teksturnya terlihat lebih natural sekaligus memberikan kesan mewah pada area outdoor.

Tak hanya indah secara visual, deck WPC juga sudah dibekali dengan fitur anti slip yang membuatnya tidak licin.
Itu artinya, decking WPC cocok diaplikasikan di area yang basah seperti pinggilan kolam renang, dermaga, dan luar ruangan lainnya.
Dari segi pemasangan, deck WPC biasanya menggunakan sistem clip tersembunyi agar hasilnya terlihat lebih rapi tanpa sekrup yang muncul di permukaan.
Bahkan, sistem ini juga dapat memudahkan proses perawatan maupun pergantian papan jika diperlukan di kemudian hari.
4. Kekurangan Decking WPC
Ada beberapa kekurangan dari decking WPC yang penting untuk diketahui. Ya, salah satunya terdapat pada harga yang lebih mahal dibandingkan kayu solid.
Meski tahan terhadap cuaca, faktanya material ini juga berpotensi mengalami pemuaian dan penyusutan akibat perubahan suhu.

Maka dari itu, pemasangan harus dilakukan dengan jarak antar papan yang sesuai sehingga materialnya tetap stabil saat digunakan dalam jangka panjang.
Bahkan, warna deck WPC juga bisa mengalami sedikit perubahan seiring waktu pemakaian akibat paparan sinar matahari secara menerus.
Kendati tidak separah kayu solid, proses fading tetap harus dilakukan setelah penggunaan bertahun-tahun.
Kekurangan lain dari deck WPC, yakni tampilannya yang tidak senatural kayu solid.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai spesifikasi decking WPC beserta plus minusnya.
