Ragam Jenis-jenis Kayu Berwarna Hitam yang Begitu Unik
Home » artikel  »  Ragam Jenis-jenis Kayu Berwarna Hitam yang Begitu Unik

Jenis kayu warna hitam - Kayu yang selama ini diketahui biasanya memiliki tampilan warna cokelat, kemerahan, kuning, hingga putih.

Namun, ternyata ada juga beberapa jenis kayu yang memiliki tampilan warna hitam lho. Jenis kayu apa sajakah itu?

Nah, biar gak penasaran mending simak langsung ulasannya di bawah ini.

4 Jenis Kayu Berwarna Hitam

1. Kayu Ebony

Kayu Ebony atau yang biasa disebut dengan nama “Macassar Ebony” memang banyak dijumpai di daerah Sulawesi.

kayu ebony

Ya, jenis kayu ini mengusung warna hitam pekat yang dominan, lalu dipercantik dengan pola garus berwarna cokelat natural.

Sehingga perpaduan warna tersebut membuatnya terlihat semakin eksotik dan bernilai tinggi.

Mengenai spesifikasinya, Kayu Ebony memiliki tekstur yang cukup padat dan keras. Tentunya kayu ini ideal digunakan untuk berbagai kebutuhan, entah itu konstruksi bangunan maupun dekorasi.

Baca juga: Memahami Jenis-jenis Parket Kayu Untuk Lantai

2. Kayu Sonokeling

kayu sonokeling

Sebenarnya Kayu Sonokeling tampil dengan perpaduan warna cokelat tua, hitam, dan keunguan.

Adapun pola seratnya yang terkesan unik, sehingga membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan furniture kelas premium atau alat musik tertentu.

Selain visualnya yang unik, Kayu Sonokeling juga memiliki tingkat ketahanan yang cukup baik terhadap serangan rayap dan kelembapan.

Hal ini berkat minyak alami yang terkandung didalam seratnya, sehingga dapat membantu menjaga kualitas agar lebih awet.

Disisi lain, tekstur Kayu Sonokeling terbilang cukup keras yang bisa digunakan untuk jangka panjang.

3. Kayu Wenge

Kayu Wenge berasal dari negara Afrika yang memang cukup populer dalam bidang industri interior modern.

Kayu ini tampil dengan warna cokelat tua kehitaman yang memiliki pola serat lurus dan tekstur agar kasar.

kayu wenge

Pada pengaplikasiannya, Kayu Wenge kerap digunakan untuk kebutuhan lantai parket, furniture, dekorasi, hingga patung.

Kayu Wenge terkenal karena tingkat kepadatannya yang begitu tinggi, sehingga dapat menahan benturan maupun tekanan dengan baik.

Pastinya Kayu Wenge ideal dijadikan bahan baku untuk membuat meja, kursi, kabinet, dan kebutuhan interior premium lainnya.

Pada desain modern, Kayu Wenge juga kerap dimanfaatkan karena mampu menyuguhkan kesan maskulin sekaligus elegan.

Akan tetapi, harga Kayu Wenge cenderung mahal karena ketersediaannya yang cukup langka serta membutuhkan perhatian khusus selama proses pengerjaan.

4. Kayu Ulin Tua

Pada dasarnya kayu ulin tampil dengan warna cokelat tua. Namun dengan seiring bertambah usia, biasanya warna kayu ulin akan berubah menjadi cokelat gelap yang mendekati hitam.

kayu ulin tua

Kayu ini kebanyakan berasal dari daerah Kalimantan yang terkenal karena teksturnya sekeras besi.

Berkat teksturnya yang sekeras besi, kayu ulin tidak mempan terhadap serangan rayap maupun cuaca ekstrim, sekaligus mampu menahan beban berat dan tekanan dalam jangka panjang.

Nah, karena hal itulah yang membuat kayu ulin selalu digunakan untuk kebutuhan outdoor seperti konstruksi jembatan, dermaga, pagar, fasad bangunan, lantai decking, dan sebagainya.

Bahkan kayu ulin juga memiliki bobot yang cukup berat, sehingga memerlukan tenaga ekstra selama proses pengangkatan dan pengerjaannya.

Baca selengkapnya: Kayu Ulin Kalimantan, Ciri – Ciri Dan Manfaat

Demikianlah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis kayu yang berwarna hitam. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan kayu hitam tersebut?