Kualitas Kayu Aras, www.gudangparquet.net/ - Indonesia menjadi tempat yang kaya akan berbagai jenis tumbuhan. Sampai dunia mengakui bahwa di Indonesia terdapat area yang menjadi paru-paru dunia karena kerapatan hutannya, yakni pulau Kalimantan.
Berbagai pohon yang tumbuh di Indonesia kerap dipergunakan sebagai bahan baku furnitur. Namun tidak semua jenis kayu dapat diolah, karena beberapa memiliki kualitas yang buruk.
Baca Juga: 8 Jenis Kayu Indonesia dengan Daerah Penghasilnya
Salah satu jenis kayu yang saat ini cukup populer dan seringkali dipergunakan untuk bahan baku furnitur yaitu kayu Aras atau kayu Cedar. Jenis kayu tersebut memiliki keunggulan yang membuatnya kerap diandalkan oleh pertukangan.
Taksonomi Cedar/Aras
| Kingdom | Plantae (Tumbuhan) |
| Subkingdom | Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) |
| Superdivision | Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) |
| Division | Coniferophyta (Tumbuhan berbunga) |
| Class | Pinopsida (Pohon Pinus) |
| Order | Pinales |
| Family | Pinaceae (Suku Pinus) |
| Genus | Cedrus (Cedar) |
| Species | Tergantung dari jenis Cedar, misalnya C. deodara (Cedar Himalaya), C. atlantica (Cedar Atlas), dan C. libani (Cedar Lebanon). |
Mengenal Kayu Aras (Cedar)

Kayu Cedar atau Aras berasal dari pegunungan himalaya tepatnya di Amerika Utara, termasuk Kanada dan Amerika Serikat. Nama "Cedar" diambil dari genus pohon Cedrus yang terdapat beberapa jenis, seperti Cedar Himalaya, Cedar Atlas, dan Cedar Libya.
Pohon Cedar memiliki ciri-ciri seperti daun berwarna hijau gelap, batang yang halus dan rata, dan aroma khas yang menyegarkan. Kayu Cedar arau Aras ini biasanya digunakan untuk pembuatan perabot rumah tangga, gudang bahan bakar, dan bahan baku untuk pembuatan obat herbal.
Sementara itu, di Indonesia cedar populer dengan nama ayu Aras, terutama dari daerah Papua. Nama "Aras" diambil dari nama suku Arfak yang memanfaatkan kayu ini sebagai bahan baku untuk berbagai keperluan, seperti perabot rumah tangga, alat musik, dan lain-lain.
Baca Juga: Kayu Bengkirai Berasal Dari Mana & Bagaimana Kekuatannya?
Karakteristik Kayu Aras (Cedar)

Meski kayu aras atau cedar memiliki beberapa jenis yang dibedakan dari sub spesiesnya. Hampir semua jenis kayu cedar ini memiliki karakteristik yang sama seperti berikut ini:
- Kayu Cedar memiliki aroma khas yang menyegarkan dan bersifat anti-jamur, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku untuk produk perabot rumah tangga seperti lemari pakaian.
- Memiliki warna yang cenderung kehijauan dengan variasi warna keabu-abuan.
- Tekstur kayu aras halus dan rata.
- Memiliki kekuatan yang baik dan sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan gudang bahan bakar.
- Daya tahan yang baik terhadap serangga seperti rayap, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan perabot rumah tangga.
- Kayu Aras memiliki tingkat kelembaban yang stabil, sehingga tidak mudah retak atau pecah.
- Ketahanan terhadap air yang baik, sehingga tidak mudah membusuk.
- Cenderung lebih mahal dibandingkan kayu jenis lain karena memiliki beberapa karakteristik unik yang menguntungkan seperti aroma khas, daya tahan terhadap serangga, dan kekuatan.
Pemanfaatan Kayu Aras

Kayu Cedar atau Aras merupakan salah satu jenis kayu yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Pertama, kayu ini digunakan dalam bidang konstruksi. Kayu Cedar memiliki serat yang kuat dan rapat, membuatnya cocok untuk membuat rangka, lantai, dinding, atap, dan elemen arsitektur lainnya. Selain itu, kayu ini memiliki sifat anti-jamur dan anti-serangga, membuatnya tahan lama dan tidak mudah lapuk.
Kedua, kayu Cedar digunakan dalam bidang mobiler. Kayu ini memiliki warna yang stabil dan mengkilap, membuatnya tampak menarik dan indah. Tekstur kayu Cedar halus dan rata, membuatnya mudah diolah dan dipoles. Selain itu, kayu ini memiliki sifat mekanis yang baik, seperti kekuatan tarik, kekuatan tekan, dan kekuatan lentur. Hal ini membuat kayu Cedar sering digunakan untuk membuat furniture, meja, kursi, dan perabot rumah tangga lainnya.
Kualitas Kayu Aras (Cedar)

Sebagai konsumen yang cerdas tentunya perlu mempelajari bagaimana asal-usul hingga kualitas setiap jenis kayu untuk mempertimbangkan mana yang cocok untuk keperluan.
Untuk itu berikut kami beberkan beberapa kualitas kayu aras yang dapat Anda pertimbangkan lebih lanjut:
| Serat | Kayu Aras/Cedar memiliki serat yang kuat dan rapat, membuatnya tahan lama dan tidak mudah rusak |
| Keawetan | Kayu ini memiliki sifat anti-jamur dan anti-serangga, membuatnya tahan lama dan tidak mudah lapuk |
| Warna | Memiliki warna yang stabil dan mengkilap, membuatnya tampak menarik dan indah |
| Tekstur | Dari segi teksturnya jenis kayu ini memiliki tekstur yang halus dan rata, membuatnya mudah diolah dan dipoles |
| Sifat Mekanis | Jenis kayu ini memiliki sifat mekanis yang baik, seperti kekuatan tarik, kekuatan tekan, dan kekuatan lentur |
| Daya Serap Suhu & Air | Daya serap suhu dan air kayu Aras cukup baik, membuatnya cocok untuk digunakan sebagai bahan konstruksi |
| Nilai Estetika | Memiliki nilai estetika yang tinggi, membuatnya sering digunakan untuk dekorasi dan finishing interior |
Baca Selanjutnya: 6 Daftar Kayu Kelas 1 Menurut Tingkat Keawetannya
Itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan seputar kualitas kayu Aras/Cedar. Semoga dapat membantu Anda untuk mempertimbangkan kembali jenis kayu mana yang cocok dengan kebutuhan saat ini.
Hubungi kami segera untuk konsultasikan semua kebutuhan interior rumah Anda dari material kayu, seperti lantai parket, decking kolam renang, dinding panel kayu, hingga plafon mewah. Dapatkan penawaran khusus hanya bulan ini!
