Kayu Akasia - Kayu merupakan satu-satunya material dari alam yang hingga saat ini masih populer dengan nilai jualnya yang semakin meningkat seiring berjalannya waktu.
Hal tersebut memang sudah disadari dari dulu, bahwa kayu adalah material yang amat sangat banyak manfaat bagi kehidupan manusia, bahkan bisa dikatakan kayu sudah hidup berdampingan dengan manusia sejak jaman nenek moyang.
Berbicara mengenai kayu, ada salah satu kayu komersial yang terbilang cukup laku dipasaran karena mamiliki banyak manfaat, yaitu kayu akasia.
Kayu akasia mangium ini seringkali banyak dipergunakan oleh kalangan pengrajin kayu karena mempunyai ciri khas, dapat dengan mudah diolah dan dibentuk menjadi beragam olahan kayu fungsional.
Baca Juga: 6 Pilihan Harga Lantai Kayu Serta Spesifikasi Kekuatan
Fakta Menarik Kayu Akasia
Untuk anda yang penasaran dan ingin mengenal kayu akasia lebih jauh, berikut ini kami rangkum beberapa fakta-fakta menarik yang ditemukan pada kayu akasia.
1. Memiliki segudang manfaat

Salah satu alasan yang membuat kayu akasia populer adalah memiliki segudang manfaat, hal tersebut tak jarang menimbulkan minat pada banyak orang untuk menggunakannya.
Berikut ini beberapa manfaat yang dapat menjadi pertimbangan sebelum menggunakannya sebagai produk dekorasi dan lain sebagainya:
- Kayu akasia seringkali dijadikan material pembuatan perabotan rumah, terutama untuk interior.
- Kayu ini dapat digunakan untuk dibuat berbagai macam hiasan pada rumah, dan akasia adalah salah satu kayu yang mudah untuk dibentuk.
- Kayu akasia dapat diolah sebagai campuran bahan parfum. Meski aroma yang seringkali tercium pesing pada kayu akasia, tetapi dapat diolah untuk disuling dengan beberapa jenis kayu lain sebagai bahan parfum.
- Akasia juga seringkali dimanfaatkan sebagai bahan herbal atau obat-obatan. Kayu ini memiliki kandungan zat tannin yang dapat bersifat sebagai astringen.
- Di perkotaan, kayu ini seringkali ditemukan pada pinggiran jalan yang berfungsi sebagai peneduh. Karakternya yang unik membuat pohon akasia tahan terhadap suhu panas dan kering.
- Dalam bidang kontruksi, kayu akasia seringkali dipergunakan sebagai bahan baku kontruksi bangunan. Sifat keras dan bau dari kayu ini yang tidak disukai oleh ngengat membuatnya memiliki keunggulan dari jenis kayu lain.
- Kayu akasia juga dapat dibuat sebagai bahan pembuat serat kertas.
Artikel Terkait: Fakta Kayu Sonokeling yang Mungkin Anda Belum Tahu
2. Karakteristik yang baik membuatnya dikenal

Dalam segi karakteristiknya, kayu akasia ini tergolong jenis kayu dengan kualitas cukup baik atau sedang.
Kayu akasia memiliki tingkat kuat kelas II-III dan tingkat awetnya kelas II, dengan berat jenis pada umumnya yaitu mulai dari 450-690 kg/m3 dengan kadar airnya 15%.
Terlihat dari permukaanya, kayu akasia memiliki warna dominan coklat dengan gubal tipis berwarna terang. Perpaduan tersebut menghasilkan tampilan yang unik dan menarik dipandang.
Memiliki serat lurus hingga bertautan dangkal, juga memiliki tekstur permukaan yang ketika diraba akan terasa halus pada kebanyakan areanya.
Kayu ini juga memiliki tingkat penyusutan yang rendah, dengan moderat sebesar 1,4-6,4%. Selain itu, kayu ini juga mempunyai tingkat kerapatan sebesar 0.825 gr/ .
3. Kayu yang mudah diolah & dibentuk

Pada dasarnya, kayu memiliki sifat yang keras. Namun, kayu akasia ini tidak sesukar kayu lain dalam proses pengolahan atau pembentukan.
Kemudahan pengolahan tersebut tak lepas dari sifat kayu akasia yang tidak mudah patah atau retak, sehingga akan dengan mudah disekrup maupun dipaku.
Dengan begitu, kayu akasia sangatlah cocok untuk dipergunakan sebagai material pembuatan furniture interior rumah seperti kursi, meja, lemari bahkan tangga kayu.
Uniknya, serbuk kayu hasil dari sisa pengolahan kayu akasia dapat digunakan sebagai substrat dengan kualitas baik untuk produksi jamur konsumsi.
Baca Juga: Apa itu Lantai Vinyl? Kenali Struktur & 3 Jenis Produknya
4. Akasia merupakan kayu tahan lama

Akasia merupakan jenis kayu yang tergolong tahan lama dan setingkat diatas kayu pinus, meranti merah dan kayu sungkai.
Berdasar pada yang telah dijelaskan diatas, kayu ini memang termasuk dalam tingkat awet kelas II, dan itulah yang membuatnya semakin dipercaya sebagai kayu yang tahan lama.
Dengan menggunakan kayu akasia, semua produk yang terbuat darinya dapat bertahan lama dengan beragam resiko kerusakan yang seringkali mengintai kayu.
Anda tak perlu khawatir lagi dengan kerusakan yang diakibatkan oleh rayap atau serangga lain, bahkan pada tanah yang lembap.
Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Jamur Pada Furnitur Kayu
5. Kayu akasia mudah ditemukan

Dari berbagai sumber yang telah kami kumpulkan, awalnya kayu akasia ini diperkenalkan pada tahun 1960-an oleh beberapa negara seperti Filipina, Bangladesh, Tiongkok, Malaysia, India, Sri Lanka, Thaildan, Vietnam dan Indonesia.
Di Indonesia sendiri, kayu akasia ini pertama kali menyebar di kepulauan Maluku pada tahun 1970-an dalam program reboisasi.
Saat ini kayu akasia terus berkembang dan tumbuh di beragam daerah di Indoesia seperti Kalimantan, Papua dan Sulawesi. Pohon ini sendiri dapat tumbuh dengan baik di tanah beriklim tropis.
Menariknya, pohon akasia berhubungan baik dengan semut sebagai simbiosis mutualisme. Duri pada pohon akasia dijadikan tempat berlindung oleh koloni semut, dan semut melindungi pohon dari herbivora.
***
Itulah pembasahan mengenai fakta-fakta menarik dari kayu akasia, apakah anda tertarik dengan jenis kayu satu ini?
Terimakasih telah membaca informasi ini hingga selesai dan selamat bertemu di artikel informatif berikutnya!
Untuk informasi mengenai furnitur interior seperti lantai kayu, tangga kayu, plafon dan lain lain. Dapat berkonsultasi secara gratis dengan kami disini 0811-240-377
