Kayu walnut - Dari zaman dulu kayu memang diandalkan oleh manusia untuk berbagai kebutuhan penting, saking melengketnya dengan kehidupan manusia, hingga saat ini material kayu tak pernah tergantikan dan masih populer sampai sekarang.
Banyak pohon penghasil kayu berkualitas yang sedihnya semakin berkurang hingga kini, banyak orang yang menebang kayu tanpa menanamnya kembali.
Tidak semua jenis kayu memiliki daya tahan dengan tingkat kuat dan awet yang bagus, kayu terbaik biasanya memiliki struktur dengan kerapatan yang tinggi.
Salah satu kayu yang memiliki kualitas yaitu kayu walnut.
Walnut merupakan jenis kayu gelap, padat, dengan struktur rapat yang banyak diminati oleh masyarakat hingga pengrajin kayu.
Berikut selengkapnya pembahasan tentang kayu walnut:
Karakteristik kayu walnut

Kayu walnut (juglans) atau nama lainnya kayu kenari ini berasal dari pohon walnut yang kebanyakan tumbuh di dataran Amerika Serikat.
Walnut memiliki tampilan yang khas dan berbeda dari kayu lainnya, motifnya yang cantik membuatnya dipandang oleh orang banyak.
Kayu ini memiliki kepadatan yang sangat baik dengan tekstur keras pada permukaanya.
| Jenis: | Kayu Walnut |
| Nama ilmiah: | Juglans |
| Kepadatan: | 630 kg/m3 |
| Pemanfaatan: | Kontruksi, furnitur, lantai, panel, dan banyak lainnya. |
Warna Kayu Walnut

Kebanyakan orang mengenal kayu walnut dengan warnanya yang gelap, dari coklat tua atau warna kopi.
Akan tetapi faktanya kayu ini memiliki warna lain yang berbeda dengan yang sering dilihat oleh orang lain.
Biasanya perbedaan warna ini terlihat dari umur pohon ataupun bagian dari satu batang utuh pohon walnut tersebut.
Bagian dalam atau biasa orang menyebutnya gubal kayu, memiliki warna yang populer orang mengenalnya yaitu coklat tua atau warna kopi.
Sedangkan bagian luar atau teras kayu memiliki warna yang lebih terang seperti campuran warna coklat muda, abi-abu, kuning kemerahan.
Tidak seperti jenis kayu maple atau jati (yang biasanya bertambah gelap seiring bertambahnya usia pohon), kayu walnut justru akan lebih terang seiring berjalannya waktu.
Pemanfaatan Kayu Walnut

Pohon walnut juga terkenal dengan bijinya yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, akan tetapi kayu dari pohon walnut ini juga lebih banyak manfaatnya.
Beriikut manfaat-manfaat kayu walnut yang dapat memenuhi kebutuhan manusia di bidang furnitur atau dekorasi.
Furnitur dari kayu walnut
Banyak produsen furnitur yang memanfaatkan kayu walnut sebagai material untuk membuat suatu produk.
Warnanya yang gelap dengan motif yang unik membuat furnitur yang dihasilkan dari kayu ini bernilai cukup tinggi.
Biasanya produk furnitur yang dihasilkan merupakan barang yang wajib ada di rumah seperti kursi, meja, ranjang tempat tidur, meja tv, pintu, kusen, hingga dijadikan dinding kayu yang sedang tren saat ini.
Walnut dijadikan material kontruksi bangunan
Selain produk-produk furnitur yang biasanya menggunakan banyak macam kayu, walnut juga sering digunakan sebagai bahan baku kontruksi.
Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya kayu ini memiliki tingkat kekerasan yang cukup tinggi dengan durabilitas yang baik, sehingga tak jarang org mempercayainya sebagai bagian dari kontruksi rumah seperti tiang penyangga dan lainnya.
Parket lantai dan veneer dari kayu walnut
Lantai berbahan kayu memang menjadi salah satu dekorasi penting untuk kenyamanan penghuni rumah.
Selain motif kayu yang beragam dan menarik, lantai kayu membuat ruangan lebih hangat dan nyaman.
Kayu jenis ini merupakan salah satu material parket lantai yang populer di luar negeri. parket walnut kerap menghiasai rumah-rumah mereka disana.
Baca Selengkapnya:
6 Pilihan Harga Lantai Kayu Serta Spesifikasi Kekuatan
Selain sebagai parket lantai, kayu ini juga biasa dimanfaatkan untuk menjadi veneer kayu dengan ukuran yang menyesuaikan berbagai produsen.
Veneer kayu merupakan potongan tipis kayu dengan ketebalan rata-rata sekitar 3 mm. Veneer biasanya dimanfaatkan sebagai pelapis lantai atau melapisi berbagai furnitur lain.
Pertanyaan Seputar Kayu Walnut

Karena kualitas unik dari walnut ini, banyak orang memiliki pertanyaan seputar kayu ini. Beberapa pertanyaan akan dijawab dibawah ini.
Mengapa warna kayu jenis walnut berubah seiring waktu?
Banyak hal yang dapat merubah warna alami dari kayu walnut ini. Contohnya pada pencahayaan, beberapa elemen sering membuat warna kayu terang menjadi gelap begitupun sebaliknya.
Paparan sinar matahari selama bertahun-tahun biasanya dapat menyebabkan furnitur walnut merubah warnanya menjadi agak lebih pucat.
Untuk mengatasi hal ini biasanya produsen furnitur atau produk kayu lain menggunakan finshing dengan coating kayu untuk melapisi permukaannya.
Selain terlihat lebih glossy dan menarik, finishing tersebut dapat menjaga warna kayu lebih lama.
Bagaimana motif kayu jenis walnut?
Secara alami, walnut memiliki motif lurus, meski terkadang ada beberapa yang bergelombang atau ikal. Namun hal tersebut justru membuat kayu ini jadi lebih cantik.
Darimana kayu walnut berasal?
Kayu ini didapat dari pohon walnut yang biasanya tumbuh di dataran Amerika Serikat.
Bagaimana saya mengetahui jika furnitur yang dimiliki berasal dari kayu walnut asli?
Sebetulnya cari terbaik yang perlu anda lakukan adalah membeli furnitur dari produsen terpercaya dengan reputasi yang baik.
Memang banyak jenis kayu tiruan yang hampir menyerupai kayu asli bahakan terlihat sangat mirip. Biasanya kayu walnut asli yang dijadikan produk furnitur memiliki motif yang berbeda, begitupun dengan warnanya.
***
Demikian ulasasn seputar kayu unik yang bermanfaat ini, semoga dapat menjadi manfaat atau wawasan baru untuk anda seputar dunia kayu. Terimakasih telah berkunjung dan membaca semua paragrafnya.
Untuk informasi seputar dekorasi kayu seperti lantai parket, decking, vinyl kayu, dinding kayu, plafon atau jasa pemasangan ahlinya dapat berkonsultasi bersaa marketing terbaik kami disini 0811-240-377
